Bojonegoro, 31 Mei 2023 – STEI Permata Bojonegoro secara resmi menjalin kemitraan dengan RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro untuk memperkuat bidang pendidikan dalam lingkup P3M (Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat).
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) ini berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung Tan’im Lantai 4 dan dihadiri oleh perwakilan dari empat institusi pendidikan, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang, Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung Malang, dan Universitas Bojonegoro. Namun, perhatian utama terfokus pada STEI Permata Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Dr. Agung Hirmanto, SE., M. Ak, Ketua STEI Permata Bojonegoro, menyambut hangat kerjasama ini. Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa kolaborasi ini akan sejalan dengan prinsip-prinsip keuangan syariah yang telah dibangun oleh STEI Permata Bojonegoro. Ketua STEI Permata Bojonegoro juga menekankan pentingnya penerapan prinsip-prinsip keuangan syariah di RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro yang merupakan rumah sakit yang berbasis Islami.

Kerjasama ini membuka peluang bagi STEI Permata Bojonegoro untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan di bidang ekonomi Islam yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Dalam kerangka kerjasama ini, STEI Permata Bojonegoro berencana menyediakan program khusus yang dapat mendukung pengembangan keuangan syariah di RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro.
Dalam konteks ini, Dr. Agung Hirmanto juga menekankan pentingnya pemahaman tentang keuangan syariah bagi mahasiswa STEI Permata Bojonegoro. Dia mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa STEI Permata Bojonegoro untuk terlibat dalam program pendidikan yang berorientasi pada praktek bisnis syariah di lingkungan RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan STEI Permata Bojonegoro dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menerapkan prinsip-prinsip keuangan syariah yang sesuai dengan prinsip Islami di RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memberikan dampak positif pada masyarakat.
Dengan penandatanganan MOU ini, STEI Permata Bojonegoro menegaskan posisinya sebagai institsi pendidikan yang fokus pada pengembangan ekonomi Islam di sektor kesehatan. Selain itu, kerjasama ini juga akan membuka peluang bagi mahasiswa STEI Permata Bojonegoro untuk mendapatkan pengalaman praktis melalui program magang dan penelitian di RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Direktur RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro, dr. Tomy Oeky Prasiska, MARS, menyampaikan apresiasinya terhadap STEI Permata Bojonegoro yang menjadi mitra strategis dalam upaya pengembangan keuangan syariah di rumah sakit. Beliau mengakui pentingnya pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam.
Kerjasama ini juga memperoleh tanggapan positif dari pihak akademisi. Dr. Medy Setiawan, Sp PD-FINASIM, selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang, menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan bahwa hal ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedokteran untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang kedokteran industri yang Islami.
Tidak hanya itu, Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung Malang juga turut berkontribusi dengan menawarkan program akselerasi bagi karyawan RSA Bojonegoro yang tertarik untuk menjadi apoteker atau memperoleh alih jenjang. Hal ini memberikan kesempatan bagi para karyawan RSA Bojonegoro untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan di bidang farmasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Noor Djauhar, MM, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Unigoro, turut menyampaikan apresiasi dan mengungkapkan keinginan agar Unigoro dapat segera mendirikan program studi ilmu kesehatan untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor kesehatan di Bojonegoro.
Acara penandatanganan MOU ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat kolaborasi dalam memajukan pendidikan kesehatan dan pengembangan ekonomi Islam di RSA ‘Aisyiyah Bojonegoro. Diharapkan kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai Islami di wilayah Bojonegoro. (Mr.ON)